Jumat, 09 Desember 2011

pertemuan ke 12. Brand

 pertemuan ke 12 ini merupakan pertemuan terakhir di kelas dasar- dasar periklanan yang diajarkan oleh Bapak Santo Tjhin. oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas pelajaran serta materi- materi yang telah diajarkan dan bermanfaat untuk saya dan teman -teman seklas saya . :) 
 
PENGENALAN BRAND ATAU MEREK

Merek adalah nama, istilah, simbol atau rancangan atau kombinasi hal - hal tersebut yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa dari seseorang atau sekelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk pesaing (Kotler , 1998)

Enam pengertian merek atau brand :
  1. Atribut. Merek meningkatkan pada atribut - atribut tertentu. Seperti Mercedez mengidentifikasikan mahal dan dibuat dengan baik, tahan lama, bergengsi tinggi.
  2. Manfaat. Pelanggan tidak membeli atribut tetapi manfaat. Artinya diperlukan untuk diterjemahkan menjadi manfaat fungsional atau emosional. Mobil Mercedez membuat saya bergengsi dan dihargai.
  3. Nilai. Merek juga menyatakan suatu tentang nilai konsumen. Jadi Mercedez berarti berkinerja tinggi, aman dan bergengsi.
  4. Budaya. Merek juga mewakili budaya tertentu, yakni terorganisasi, efesien, dan berkualitas yang merupakan budaya Jerman.
  5. Kepribadian. Merek juga mencerminkan kepribadian tertentu. Kadang merek mengambil sebuah kepribadian seseorang.
  6. Pemakai. Merek juga menunjukkan konsuen yang membeli atau menggunakan produk tersebut. Pemakai Mercedez diasosiasikan dengan seorang presiden direktur.
STRATEGI KUAT MEMBANGUN BRAND ATAU MEREK
Menurut Denise Barnwell, seorang penulis buku "How To be Destinctive and Remarkable in What You Do and How You Do It". Ada lima langkah strategi dalam membangun merek pribadi yang kuat, yaitu :
  1. Temukan target anda. Sebuah kesalahan besar ketika anda tidak membuat rincian mengenai gambaran target, seperti apa kriteria pelanggan anda. Temukan pelanggan yang sesuai dengan target tujuan anda.
  2. Kenali persaingan anda yang sebenarnya. Tidak peduli dengan siapa anda bersaing, pastikan anda menentukan pembeli yang akan membeli dari anda, karena produk anda sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
  3. Temuan point perbedaan anda. Anda tidak perlu menjadi unik. Tetapi anda hanya perlu tampil beda melawan dunia persaingan dan gambaran dari produk kita menempel pada target anda.
  4. Ciptakan rencana merek pribadi anda dalam pemasaran. Bawa merek pribadi anda dalam hidup dengan cara bagaimana mengkomunikasikan secara verbal, dalam tulisan atau gambaran umum.
  5. Tulislah pernyataan merek pribadi anda:
    • Gambarlah target pelanggan anda dan apa yang mereka inginkan
    • Pertandingan anda yang sebenarnya merupakan figur referensi
    • Point anda adalah berbeda
Pernyataan ini akan menjadi identita merek peribadi anda. Hal ini akan menjadi sebuah catatan pribadi anda, bukan satu hal yang harus anda katakan kepada siapa saja.
Delapan pertanyaan penting dalam membentuk nama merek yang berkualitas menurut Kaye Marks, ahli periklanan Amerika dalam membangun sebuah merek pribadi :
  1. Bentuk bisnis seperti apakah yang anda miliki sekarang? Apakah anda punya tempay di benak masyarakat?
  2. Seperti apakah produk dan pelayanan anda?
  3. Berapa lama anda sudah beroperasi untuk menghasilkan produk ini?
  4. Apakah anda mempunyai pesaing? Jika ya, siapakah mereka?
  5. Siapakah target market anda?
  6. Bagaimana target klien melihat anda? Seperti apakah bisnis yang anda lakukan saat ini?
  7. Apakah tujuan dan cita-cita produk anda?
  8. Apakah anda selalu intensif bergabung dalam kelompok target market anda?
Tips untuk membuat brang image atau minimal untuk pembuatan logo perusahaan :
  1. Tentukan target pelanggan. Yang berarti mengatur demografisnya (usia, jenis kelamin, lokasi tempat tinggal, pola dalam kehidupan konsumsi).
  2. Tentukan aspek-aspek unggulan dalam bisnis yang hendak disampaikan pada citra perusahaan.
  3. Mengamati brand dari pesaing, ataupun brand yang telah berkembang baik dengan jenis produk dan konsep yang mirip dengan usaha yang hendak dibina. Dari sana dapat dikembangkan atau ditambahkan detail baru agar merek anda menjadi lebih unik.
  4. Merek tidak harus selalu rumit dan canggih. Banyak merek dari produk atau perusahaan yang telah dikenal, menggunakan gaya eksekusi mereknya yang sangat sederhana hingga berunsur retro atau vintage (beberapa bahkan menerpkan 'hand sketch style') untuk menekankan bahwa perusahaan menggunakan bahan baku dan proses alami yang turun temurun, yang pada gilirannya akan meningkatkan loyalitas konsumen.
  5. Meminta bantuan rekan atau designer. Jangan lupa menyampaikan konsep apa yang ingin ditekankan, atau berikan beberapa contoh referensi merek acuan.
  6. Bukan tidak mungkin merek dapat diubah atau dirancang ulang demi menyesuaikan dengan perubahan yang telah terjadi.
Sebuah merek atau brand image baik disadari maupun tidak, akan dapat menjadi identitas dan cerminan dari visi, kesungguhan, standar kualitas, pelayanan dan komitmen dari pelaku usaha atau pemiliknya. Sehingga akan sangat baik bila anda merencakannya secara cermat.
Unsur-unsur penunjang merek atau brand :
  1. Pemilihian warna. Dengan pilihan warna yang minim, maka akan lebih mudah untuk mengaitkan pilihan warna dengan aspek emosi pemirsanya.
  2. Bentuk dan jenis huruf. Merupakan komponen yang krusial.
  3. Nama yang baik.

pertemuan ke 11. jumat 2 des 2011

kali ini saya akan mengulas tentang materi yang disampaikan oleh bapak Santo Tjhin pada pertemuan ke 11. mengapa langsung pertemuan yang ke 11? karena pada sesi pertemuan ke 9 dan ke 10 digunakan untuk mendengarkan presentasi kelompok yang maju. berikut adalah ulasan pada pertemuan ke 11. enjoy it :)

EKSEKUSI PESAN IKLAN

Sebuah keputusan eksekusi pesan iklan diperlukan sebuah daya tarik sebuah pesan iklan, yaitu:
1.       Daya tarik selebritis, selebritis di sini digunakan untuk menjadi contoh dalam perilaku, daya tarik ini digunakan produsen untuk memperkuat citra produk tersebut. Pertimbangan lain adalah terkait dengan popularitas, kredibilitas, profesi, status kepemilikan terhadap perusahaan, pemakai merk, dan resiko kontroversinya. Contoh: LUX dibintangi oleh Tamara Bleszinzky.
2.       Daya tarik humor, humor digunakan sebagai bumbu untuk memicu perhatian, memandu konsumen secara menyeluruh terhadap tuntutan produk, mempengaruhi sikap, menciptakan tindakan konsumen untk membeli produk. Contoh: iklan Nordea.
Humor adalah hal yang efektif dalam menyampaikan iklan karena:
-          Humor menyempurnakan kesukaan baik terhadap iklan ataupun merk yang diiklankan
-          Humor tidak merugika secara keseluruhan
-          Humor tidak memberikan keunggulan terhadap non-humor untuk meningkatkan persuasi
-          Sifat produk mempengaruhi kesesuaian penggunaan humor, khususnya humor akan lebih berhasil digunakan untuk mempertahankan produk daripada mengenalkan produk baru
-          Humor cocok untuk produk yang berorientasi pada perasaan
3.       Daya tarik rasa takut, cocok untuk memperbaiki motivasi.
Mengidentifikasi rasa takut meliputi 2 hal:
-          mengidentifikasi konsekuensi negatif jika tidak memakai produk
-          mengidentifikasi konsekuensi negatif terhadap perilaku yang tidak nyaman
Daya tarik rasa takut akan efektif jika penerima pesan percaya diri dan lebih suka mengendalikan bahaya daripada menghindarinya, serta penerima pesan bukan pemakai produknya. Misalkan, mencegah orang bukan perokok untuk tidak merokok lebih efektif daripada menghentikan orang yang merokok.
4.       Daya tarik kesalahan, cara ini cocok untuk menggunakan kesalahan dan berusaha dapat digantikan dengan menggunakan produk yang diiklankan.
5.       Daya tarik komparatif, iklan komparatif lebih baik dalam meningkatkan kesadaran merk dibandingkan dengan iklan non-komparatif. Cara ini cocok untuk mengiklankan merk baru. Secara umum mendorong lebih kuat intensitas konsumen untuk membeli merk tersebut. Iklan komparatif mempunyai persepsi yang kurang dapat dipercaya dibandingkan iklan non-komparatif.
6.       Daya tarik positif, daya tarik ini berfokus pada praktek, fungsi, atau kebutuhan konsumen secara optimal terhadap suatu produk yang memberikan tekanan, manfaat pada suatu merk.
7.       Daya tarik emosional, daya tarik ini berhubungan dengan kebutuhan psikologis konsumen untuk membeli suatu produk.

Gaya dalam pelaksanaan pesan iklan:
1.       Menjual langsung, gaya ini tertuju pada informasi produk.
2.       Potongan kehidupan, gaya ini didasarkan pada pendekatan pemecahan masalah sehari-hari. Contoh: Sarah Sechan di iklan susu SGM.
3.       Gaya hidup, gaya ini menekankan bagaimana suatu produk sesuai dengan suatu gaya hidup. Contoh: iklan jeans LEA yang menggambarkan gaya hidup santai dan urakan.
4.       Khayalan / fantasi, gaya ini menciptakan fantasi di sekitar produk / penggunaannya. Contoh: rambut model yang mengkilap di iklan sampo.
5.      Suasana / citra, gaya ini menciptakan pendekatan yang membangkitkan suasana / citra di sekitar produk yang menciptakan sebuah sugesti. Contoh: iklan Inova menggambarkan suasana kekeluargaan / kebersamaan.
6.       Simbol kepribadian, gaya ini menciptakan sebuah karakter yang menjadi personifikasi produk tersebut. Karakter bisa berbentuk orang, animasi, atau hewan. Contoh: rokok Marlboro menggambarkan lelaki mapan.
7.       Keahlian teknis, gaya ini menciptakan pendekatan, keahlian, pengalaman, dan kebanggaan perusahaan dalam memproduksi produknya dengan teknis yan sangat akurat. Contoh: penggambaran proses pembuatan oreo di dalam pabrik.
8.       Bukti ilmiah, gaya ini memakai pendekatan dengan menyajikan bukti survei / ilmiah / testimonial untuk memperkuat bukti kualitas sebuah produk. Cocok untuk iklan farmasi.
9.       Bukti kesaksian, gaya ini menyajikan pengalaman dari konsumen untuk dibagikan pada khalayak umum.

Untuk membuat iklan yang menarik, kita bisa mengambil ide dari:
1.       Name ofslogan
2.       Product it's self
3.       Packaging
4.       How the product is made
5.       Product history
6.       Something happened arround us
7.       What happened without the product
8.       What happened with the product
9.       What happened with and without the product
10.   Media where the product will run for

Sabtu, 12 November 2011

summary presentation.


 
PENGARUH PERIKLANAN KEPADA KONSUMEN

MANIPULASI 

Dalam hal non-fisik kata “manipulate” adalah sesuatu yang menarik minak atau perhatian orang 
IKLAn sangatlah erat kaitannya dengan penggunaaan bahasa. Bahasa yang digunakan iklan memang mengandung hal – hal yang positif , namun terkadang juga digunakan untuk menyamarkan atau menutupi sifat negative dari yang diiklankan.
sEhingga iklan dapat diartikan sebagai kata-kata yang bersifat mempengaruhi, memberitahu,membujuk,dan meyakinkan dengan tidak merendahkan atau menjelek-jelekkan,serta tidak menngunakan kekerasan fisik .

Urutan sifat iklan yaitu:
·         Memanipulasi
·         Mempengaruhi
·         Membujuk
·         Meyakinkan
·         Memberitahu

Peranan Informasi

Seperti yang telah dikemukakan bahwa periklanan berfungsi sebagai media untuk memberikan pengetahuan kepada pembeli (menjelaskan tentang produk dan cara-cara penjualannya)

Pemberian informasi atau deskripsi yang jelas penting adanya. Namun jika kita memberitahukan konsumen secara berlebihan . kita dapat dianggap melakukan manipulasi atau mendekati manipulsasi.

Setiap barang yang nyata hampir semuanya memiliki deskriptif  yang tak terbatas dan harus dikomunikasikan atau diberitahukan kepada semua pembeli, namun hal ini sebenarnya tidak mungkin dilakukan. Karena  jumlah deskriptif yang banyak.

Karena hal itulah iklan hanya mengkomunikasikan hal-hal yang relevan bagi orang terkait saja. Jadi tidak ada orang yang merasa ditipu.

Kegiatan periklanan tidak didasarkan pada informasi saja melainkan juga pada penjelasan dari pandangan atau sikap mengenai informasi tersebut . informasi menjadi berarti jika ditempatkan pada suatu konteks tertentu.


PERSUASI
sifat persuasi:
Selain perannya untuk mengkomunikasikan informasi, salah satu peran periklanan yang lain adalah untuk membujuk pembeli untuk meminatinya(persuasi) dengan cara membangun empati dan simpati antara konsumen dan produsennya.

izin persuasi:
Persuasi merupakan kunci dari proses negosiasi.
Sehingga periklanan tidak dapat dipisahkan dari persuasi. Alasan Fundamental kenapa persuasi harus terus menerus mengambil proses komunikasi pasar adalah karena informasiyang bersifat deskriptif tidak bias dipisahkan dari  persuasi.
Orang yang membeli barang dan jasa memenuhi keperluan dan keinginannya yang terhubung dengan pemakaian suatu produk. sehingga IKLAN harus bersifat PERSUASIF agar memiliki PENGARUH. 
Iklan yang bersifat netral , tidak persuasive maka iklan tersebut tidak akan memiliki pengaruh.

Bentuk Persuasi

 Persuassi dalam periklanan memiliki tujuan utama yang essensial:
·         Meyakinkan orang agar menggunakan barang yang sebelumnya tidak pernah ia gunakan
·         Meyakinkan konsumen agar memakai produknya sesering, sesegera dan sebanyak mungkin
·         Meyakinkan konsumen agar terus menerus memakai produk bermerk istimewa
·         Meyakinkan pemakai agar membeli produk yang ukuran dan bentuknya istimewa.
·         Meyakinkan calon pembeli agar bertindak ke arah pemakaian produk merk tertentu, seperti pergi ke took untuk melihat barang-barang merk tertentu di etalase.


pertemuan ke 8


MENYIASATI IKLAN –IKLAN AKROBAT
AKROBAT :
A: ALKOHOL / minuman keras
K: KONDOM
RO: ROKOK
BAT: Obat- obatan
(iklan –iklan ini tidak boleh ditayangkan secara langsung dan frontal)
Iklan AKROBAT merupakan IKLAN yang dibatasi Penggunaannya oleh masyarakat
RE- Branding, seperti proses wanita yang meLAHIRKAN  dan memiliki IMPIAN  terhadap anaknya. Proses rebranding pun seperti itu. 
 
ATURAN PADA IKLAN ROKOK
·         Secara jelas melarang memperlihatkan produk rokok dan asap rokok . hala ini justru menguntungkan bagi para pembuat iklan , karena mereka dapat dengan bebas membuat ide- ide .
·         Ide dapat melalang buana dengan hanya mengambil dan menampilkan satu atribut saja yang diaanggap paling panats dan mejadi landasan kreatifnya

AKIBAT dari ATURAN TERSEBUt
·         Iklan rokok lebih menonjol dibandingkan iklan kategori produk lainnya

ATURAN IKLAN PHARMACEUTIAL
·          Sangat menyulitkan biro iklan karena disamping ada kata - kata dan visual yang tidak boleh digunakan, ada juga kata - kata yang justru harus dicantumkan.

·         Pihak POM sering menghakimi sebuah iklan dengan standar yang tidak seragam. Sampai sekarang masih banyak kebingungan yang dialami praktisi periklanan tentang iklan yang melanggar dan mana yang tidak melanggar.

Akibat dari Aturan Tersebut
·         Iklan obat - obatan atau multivitamin dan sejenisnya menjadi paritas satu sama lain.
·         Iklan kondom untungnya masih berpetualang untuk tetap kreatif, Mungkin karena produk ini tidak berbahaya seperti menelan obat, sehingga penjaranya tidak terlalu ketat seperti iklan obat.

IKLAN ALKOHOL
·         Iklan jenis ini sangat dilarang dipublikasikan di media elektronik dan sebagian media terkemuka ( Above The Line ). Padahal iklan alkohol sangat inspiring bagi pembuat iklan. Itulah sebabnya iklan - iklan produk alkohol umumya sangat kreatif.

Akibat dari Aturan Tersebut
·         Karena tidak boleh beriklan di Above The Line, jadinya tidak banyak iklan alkohol yang bisa kita lihat.
·         Tidak ada ide sama sekali selain bergerilya di Below The Line dan Event.

pertemuan ke 7


Pertemuan ke 7

Menentukan kriteria IKLAN yang Bagus dan IKLAN JELEK

Perdebatan sebuah penilian  iklan pada masing- masing individu mempunyai perbedaan persepsi dari sudut pandang amsing – masing
DJOKO LELONO ( Creative Director Gret Advertising ) merumuskan prinsip penilian iklan bagus

Sebuah iklan yang bafus harus memiliki unsure super”A”
SIMPLE :
·         Iklan yang bagus harus simple , sederhana tidak banyak elemen –elemen grafis dan komunikatif
·         Dapat dimengerti dengan hanya sekali lihat
·         Cocok untuk peluncuran Brand / merek produk baru
·         Komunikatif berarti mempunyai kekuatan untuk mengajak konsumennya berkomunikasi

UNEXPECTED / UNIK
·         Tidak terduga = unik dapat menempatkan diri dalam benak pikiran masyarakat (tidak harus bagus namun mudah diingat)
·         Iklan unexpected  akan jauh lebih mudah diingat oleh konsumen
·         Lebih dihargai da akhirnya akan menjadi TOP OF MINd , paling tidak dalam segmentnya
PERSUASIVE
·         Iklan  harus meyakinkan
·         Memiliki daya bujuk , mempunyai pengaruh untuk membujuk orang untuk melakukan sesuai dengan keinginan dalam iklan tersebut
·         Iklan yang persuasive dapat mendkatkan diri dengan brand kita / tertarik untuk mencobanya
·         Dengan Persuasive tidak hanya mampu membawa Audience suka sama iklannya tapi juga sangat ingat dengan brand tersebut.
ENTERTAINING
·         Harus menghibur
·         Tidak harus iklan yang lucu namun mempunyai arti yang lebih luas yaitu memainkan emosi audience
·         Ketika emosi  sudah terbawa , maka penonton akan bersimpati pada brand tersebut.
RELEVANT
·         Mempunyai kolerasi atau saling berhubungan
·         Iklan yang disajikan dengan hebat dan terkadang melantur dari hal umum tetap harus memiliki hubungan dengan brand atau produk tersebut pada akhirnya
·         Apapun cara penyampaian iklan kita terhadap audience . segala cara tersebut harus memiliki  satu tujuan brand produk tersebut.

ACCEPTABLE
·         Bias diterima secara pribadi
·         Banyak iklan yang mengundang reaksi masyarakat karena dianngap melampaui nilai – nilai ketimuran
·         Karena keragaman budaya maka iklan di Indonesia ide kreatifnya masih dibatasi oleh norma- norma masyarakat.

Jumat, 07 Oktober 2011

6 October 2011


POSITIONING
Menurut riles and trout , era periklanan dibagi menjadi 3 yaitu:

1.     Masa pokok oriented
Memusatkan ide kreatif pada karakteristik dan fitur produk. Pengembang teori ini adalah Rosser reeves dari biro iklan Ted Bones, kemudian berkembang menjadi USP(Unique Selling Preposition). Istilah era ini dikenal dengan Brand Positioning atau produk Positioning.

2.     Masa Image Oriented
Memusatkan ide kreatif pada citra produk di dalam taraf kehidupan masyarakat. Pengembang teori ini adalah David Olgilvy.istilah era dikenal dengan Brand image

3.     Masa Positioning Oriented
Pemusatan citra produk dalam benak pikiran masyarakat. Pengembang teori ini adalah Al Ries dan Jack Traub.istilah ini dikenal dengan Positioning Product.

Positioning merupakan penempatan suatu nama/merek produk di benak konsumen sehingga nama tersebut akan selalu diingat oleh konsumen.
Pesan yang selalu hilang dalam benak pikiran konsumen karena banyaknya produk yang telah diciptakan. Setiap produk saling merebut tempat di otak konsumen.
Cara mudah untuk masuk dalam pikiran seseorang adalah dengan menjadi yang pertama (leader)
Cara sulit masuk dalam pikiran konsumen adalah dengan menjadi yang kedua
Jika anda TIDAK dapat menjadi yang PERTAMA dalam kategori tertentu , tentukanlah ide baru yang membuat anda menjadi yang PERTAMA

POSITIONING PEMIMPIN

Ketika pemimpin pasar bukan menjadi yang pertama dalam kalangan baru, maka produk baru biasanya menjadi produk pendampingnya.

Yang membuat pemimpin ada adalah para pengikutnya. Para pemimpin seharusnya tidak mengusir para pesaing dari bisnis. Mereka membutuhkan pesaing untuk menciptakan sebuah kategori.

Dalam ketidakstabilan pasar, ada beberapa kategori panduan mereka yang saling menyusul.

Kekuatan sebuah organisasi berasal dari kekuatan produk.

Pemimpin pasar yang cermat akan segera menutup lahan pemasaran dengan produk. Bahkan menutupnya dengan berbagai macam merk baru untuk menghadapi pesaingnya.

POSITIONING PENGIKUT

Positioning pengikut timbul karena pola pikir kita yang sudah terpola sebelumnya oleh cara-cara yang sudah biasa. Norman Vincent Pale berkonsep, bila sulit berpikir tentang positioning karena tidak pernah berpikir dengan arah yang berlawanan.

Berpikir berlawanan arah dengan arah yang umum, maka kita akan menemukan sebuah celah dalam pikiran konsumen, salah satunya adalah dengan berpikir celah. Harga mahal dengan mempertimbangkan mutu dan cocok untuk produk lama.

Tujuan positioning dengan harga mahal
  • Untuk menampilkan posisi harga yang tinggi
  • Bercerita tentang produk yang kuat. Harga yang tinggi cocok ditempatkan dalam iklan, bukan pada sebuah toko. Harga tinggi atau rendah lebih menggambarkan produk dan jasa apapun juga 

Jumat, 30 September 2011

30 september 2011

Target Marketing

  • Merupakan tahap selanjutnya dari segmentasi pasar
  • Analisa itu menghasilkan Target market
  • Merupakan konsentrasi pemasaran pada satu atau beberapa konsumen (segmen) tertentu
  • Target marketing memudahkan penyampaian pesan secara lebih tepat dan menghindari pesan itu jatuh pada kelompok diluar target market yang dituju
Memilih Target Market :
kriteria memilih target market optimal
  • Responsif (feedback) : pasar yang dituju harus responsive terhadap produk yang akan diluncurkan. untuk mendapatkan respon yang positif. maka perlu diketahui target market yang tepat sebelumnya.responsive pasar diketahui bisa dengan bantuan riset pasar / melakukan jajak pendapat dengan mengacu pada segmentasi pasar konsumen.
  • Potensi penjualan :
    • potensi ini tidak hanya dihitung dari jumlah populasi, tetapi juga ditentukan dengan day beli dan keinginan pasr untuk memilikinya.
    • keinginan ini harus diciptakan dengan mempertimbangkan kesiapan pasar menerima produk tersebut. kelayakan produk dan kemapuannya meningkatkan kepuasan konsumen.
Persiapan analisa awal serta pertimbangan yang matang akan mendapatkan target potensi penjualan yg baik
  • Jangkauan Media: media untuk promosi memliki pengaruh besar terhadap tercapainya hasil optimal dari pemasaran suatu produk. Target market harus dapat dicapai dengan optimal , sehingga perlu perencanaan media iklan yang tepat serta memahami karakter media tersebut.
  • Sensitifitas terhadap Pasar : untuk mempertahankan sebuah target market maka perlu selalu memantau keadaan dinamika pasar secara konsumen.
POSITIONING 

  • Merupakan penempatan suatu figur / nama yang melekat kuat dalam benak pikiran seseorang. (dilakukan berulang0ulang kali dengan bantuan media)
  • Suatu hal yang dilakukan untuk mempengaruhi otak konsumen (brainwash), menempatkan produk dalam khayalaknya, sehingga calon konsumen memiliki penilaian tertentu dan mengidentifikasi dirinya dengan prosuk tersebut.
  • Atau dengan kata lain membuat citra produk yang dapat ditawarkan pada konsumen sehingga memperoleh posisi yang jelas dan mengandung arti di benak konsumen.
SYARAT MEMBANGUN POSITIONING :
  • Kajian konsumen : positioning harus dipersepsi positif oleh konsumen menjadi " reason to believe" yang memicu pembelian . hal ini terjadi bila postioing dapat mendeskripsikan value yang dimiliki.
  • Perusahaan Produsen: kapabilitas dan kekuatan internal perusahaan. jangan memebri janji melampaui kemampuan yang di miliki.
  • Kompetitor : positioning harus bersifat unik sehingga dapat membedakan diri dengan para pesaing 
  • Perubahan : harus berkelanjutan dan selalu relevan, konsisten dengan berbagi perubahan bisnis, perilaku, buday dan lainnya.
Dasar dari penentuan positioning sebuah jasa:
  • Reability (tahan uji)
  • Assurance (jaminan)
  • TAngbiles(bukti yang nyata)
  • Emphaty (perassan)
  • Responsivenesse( pertanggung jawaban)
Dasar dari penentuan positioning agar bisa diterima pada masyarakat adalah :
  • Melalui karakteristik produk 
    • Teh botol tidak dapat diposisikan sebagai minuman teh panas, namun sebagai minuman ringan yang sama dengan Cola
    • Sari wangi teh, tampil dengan memposisikan diri sebagai teh celup instan yang penyajiannya hanya perlu diseduh terlebih dahulu.
  • Melalui pengutamaan Harga
    • pengiklan memilih harga murah sebagai hal yang ditonjolkan
    • pengiklan maupun biro iklan harus berhati-hati dengan strategi penonjolan harga ini karena untuk konsumen harga sering diasosiasikan dengan mutu
    • contoh : iklan Daia dibandingkan dengan Rinso
  • Melalui pengutamaan produk :
    • pengiklan harus mampu memilih kegunaan khusu dari produknya untuk memposisikan diri 
    • suatu produk dikaitkan dengan kegunaan khusus . karena beberapa obat batuk,flu dan sakit kepala memiliki kandungan komposisis yang relatif sama.
  • Melalui pemakai produk :
    • memposisikan produk pada kelas tertentu . cotoh : sabun LUX digunakan oleh para wanita ekslusif
    • beberapa produk yang terjepit perlu melakukan keputusan positioning yang kritis dengan mengkaitkannya pada kelas produk yang bersangkutan.
  • Melalui simbol kultur/ budaya : simbol dijadikan identifikasi ini memiliki arti penting bagi konsumen. simbol ini tidak digunakan oleh positioning pesaing.
  • Melalui kompetitor
    •  Proses untuk menjadikan produk nomor satu debandingkan dengan pesaingnya yang nomor dua , secara buday tipe yang satu ini kurang etis di indonesia.
"Jika anda berkerja di suatu perusahaan, 
bekerjalah seperti anda yang memiliki perusahaan tersebut."