PENGARUH PERIKLANAN KEPADA KONSUMEN
MANIPULASI
Dalam hal non-fisik kata “manipulate” adalah sesuatu yang menarik minak atau perhatian orang
IKLAn sangatlah erat kaitannya dengan penggunaaan bahasa. Bahasa yang digunakan iklan memang mengandung hal – hal yang positif , namun terkadang juga digunakan untuk menyamarkan atau menutupi sifat negative dari yang diiklankan.
sEhingga iklan dapat diartikan sebagai kata-kata yang bersifat mempengaruhi, memberitahu,membujuk,dan meyakinkan dengan tidak merendahkan atau menjelek-jelekkan,serta tidak menngunakan kekerasan fisik .
Urutan sifat iklan yaitu:
· Memanipulasi
· Mempengaruhi
· Membujuk
· Meyakinkan
· Memberitahu
Peranan Informasi
Seperti yang telah dikemukakan bahwa periklanan berfungsi sebagai media untuk memberikan pengetahuan kepada pembeli (menjelaskan tentang produk dan cara-cara penjualannya)
Pemberian informasi atau deskripsi yang jelas penting adanya. Namun jika kita memberitahukan konsumen secara berlebihan . kita dapat dianggap melakukan manipulasi atau mendekati manipulsasi.
Setiap barang yang nyata hampir semuanya memiliki deskriptif yang tak terbatas dan harus dikomunikasikan atau diberitahukan kepada semua pembeli, namun hal ini sebenarnya tidak mungkin dilakukan. Karena jumlah deskriptif yang banyak.
Karena hal itulah iklan hanya mengkomunikasikan hal-hal yang relevan bagi orang terkait saja. Jadi tidak ada orang yang merasa ditipu.
Kegiatan periklanan tidak didasarkan pada informasi saja melainkan juga pada penjelasan dari pandangan atau sikap mengenai informasi tersebut . informasi menjadi berarti jika ditempatkan pada suatu konteks tertentu.
PERSUASI
sifat persuasi:
Selain perannya untuk mengkomunikasikan informasi, salah satu peran periklanan yang lain adalah untuk membujuk pembeli untuk meminatinya(persuasi) dengan cara membangun empati dan simpati antara konsumen dan produsennya.
izin persuasi:
Persuasi merupakan kunci dari proses negosiasi.
Sehingga periklanan tidak dapat dipisahkan dari persuasi. Alasan Fundamental kenapa persuasi harus terus menerus mengambil proses komunikasi pasar adalah karena informasiyang bersifat deskriptif tidak bias dipisahkan dari persuasi.
Orang yang membeli barang dan jasa memenuhi keperluan dan keinginannya yang terhubung dengan pemakaian suatu produk. sehingga IKLAN harus bersifat PERSUASIF agar memiliki PENGARUH.
Orang yang membeli barang dan jasa memenuhi keperluan dan keinginannya yang terhubung dengan pemakaian suatu produk. sehingga IKLAN harus bersifat PERSUASIF agar memiliki PENGARUH.
Iklan yang bersifat netral , tidak persuasive maka iklan tersebut tidak akan memiliki pengaruh.
Bentuk Persuasi
Persuassi dalam periklanan memiliki tujuan utama yang essensial:
· Meyakinkan orang agar menggunakan barang yang sebelumnya tidak pernah ia gunakan
· Meyakinkan konsumen agar memakai produknya sesering, sesegera dan sebanyak mungkin
· Meyakinkan konsumen agar terus menerus memakai produk bermerk istimewa
· Meyakinkan pemakai agar membeli produk yang ukuran dan bentuknya istimewa.
· Meyakinkan calon pembeli agar bertindak ke arah pemakaian produk merk tertentu, seperti pergi ke took untuk melihat barang-barang merk tertentu di etalase.