Sabtu, 12 November 2011

summary presentation.


 
PENGARUH PERIKLANAN KEPADA KONSUMEN

MANIPULASI 

Dalam hal non-fisik kata “manipulate” adalah sesuatu yang menarik minak atau perhatian orang 
IKLAn sangatlah erat kaitannya dengan penggunaaan bahasa. Bahasa yang digunakan iklan memang mengandung hal – hal yang positif , namun terkadang juga digunakan untuk menyamarkan atau menutupi sifat negative dari yang diiklankan.
sEhingga iklan dapat diartikan sebagai kata-kata yang bersifat mempengaruhi, memberitahu,membujuk,dan meyakinkan dengan tidak merendahkan atau menjelek-jelekkan,serta tidak menngunakan kekerasan fisik .

Urutan sifat iklan yaitu:
·         Memanipulasi
·         Mempengaruhi
·         Membujuk
·         Meyakinkan
·         Memberitahu

Peranan Informasi

Seperti yang telah dikemukakan bahwa periklanan berfungsi sebagai media untuk memberikan pengetahuan kepada pembeli (menjelaskan tentang produk dan cara-cara penjualannya)

Pemberian informasi atau deskripsi yang jelas penting adanya. Namun jika kita memberitahukan konsumen secara berlebihan . kita dapat dianggap melakukan manipulasi atau mendekati manipulsasi.

Setiap barang yang nyata hampir semuanya memiliki deskriptif  yang tak terbatas dan harus dikomunikasikan atau diberitahukan kepada semua pembeli, namun hal ini sebenarnya tidak mungkin dilakukan. Karena  jumlah deskriptif yang banyak.

Karena hal itulah iklan hanya mengkomunikasikan hal-hal yang relevan bagi orang terkait saja. Jadi tidak ada orang yang merasa ditipu.

Kegiatan periklanan tidak didasarkan pada informasi saja melainkan juga pada penjelasan dari pandangan atau sikap mengenai informasi tersebut . informasi menjadi berarti jika ditempatkan pada suatu konteks tertentu.


PERSUASI
sifat persuasi:
Selain perannya untuk mengkomunikasikan informasi, salah satu peran periklanan yang lain adalah untuk membujuk pembeli untuk meminatinya(persuasi) dengan cara membangun empati dan simpati antara konsumen dan produsennya.

izin persuasi:
Persuasi merupakan kunci dari proses negosiasi.
Sehingga periklanan tidak dapat dipisahkan dari persuasi. Alasan Fundamental kenapa persuasi harus terus menerus mengambil proses komunikasi pasar adalah karena informasiyang bersifat deskriptif tidak bias dipisahkan dari  persuasi.
Orang yang membeli barang dan jasa memenuhi keperluan dan keinginannya yang terhubung dengan pemakaian suatu produk. sehingga IKLAN harus bersifat PERSUASIF agar memiliki PENGARUH. 
Iklan yang bersifat netral , tidak persuasive maka iklan tersebut tidak akan memiliki pengaruh.

Bentuk Persuasi

 Persuassi dalam periklanan memiliki tujuan utama yang essensial:
·         Meyakinkan orang agar menggunakan barang yang sebelumnya tidak pernah ia gunakan
·         Meyakinkan konsumen agar memakai produknya sesering, sesegera dan sebanyak mungkin
·         Meyakinkan konsumen agar terus menerus memakai produk bermerk istimewa
·         Meyakinkan pemakai agar membeli produk yang ukuran dan bentuknya istimewa.
·         Meyakinkan calon pembeli agar bertindak ke arah pemakaian produk merk tertentu, seperti pergi ke took untuk melihat barang-barang merk tertentu di etalase.


pertemuan ke 8


MENYIASATI IKLAN –IKLAN AKROBAT
AKROBAT :
A: ALKOHOL / minuman keras
K: KONDOM
RO: ROKOK
BAT: Obat- obatan
(iklan –iklan ini tidak boleh ditayangkan secara langsung dan frontal)
Iklan AKROBAT merupakan IKLAN yang dibatasi Penggunaannya oleh masyarakat
RE- Branding, seperti proses wanita yang meLAHIRKAN  dan memiliki IMPIAN  terhadap anaknya. Proses rebranding pun seperti itu. 
 
ATURAN PADA IKLAN ROKOK
·         Secara jelas melarang memperlihatkan produk rokok dan asap rokok . hala ini justru menguntungkan bagi para pembuat iklan , karena mereka dapat dengan bebas membuat ide- ide .
·         Ide dapat melalang buana dengan hanya mengambil dan menampilkan satu atribut saja yang diaanggap paling panats dan mejadi landasan kreatifnya

AKIBAT dari ATURAN TERSEBUt
·         Iklan rokok lebih menonjol dibandingkan iklan kategori produk lainnya

ATURAN IKLAN PHARMACEUTIAL
·          Sangat menyulitkan biro iklan karena disamping ada kata - kata dan visual yang tidak boleh digunakan, ada juga kata - kata yang justru harus dicantumkan.

·         Pihak POM sering menghakimi sebuah iklan dengan standar yang tidak seragam. Sampai sekarang masih banyak kebingungan yang dialami praktisi periklanan tentang iklan yang melanggar dan mana yang tidak melanggar.

Akibat dari Aturan Tersebut
·         Iklan obat - obatan atau multivitamin dan sejenisnya menjadi paritas satu sama lain.
·         Iklan kondom untungnya masih berpetualang untuk tetap kreatif, Mungkin karena produk ini tidak berbahaya seperti menelan obat, sehingga penjaranya tidak terlalu ketat seperti iklan obat.

IKLAN ALKOHOL
·         Iklan jenis ini sangat dilarang dipublikasikan di media elektronik dan sebagian media terkemuka ( Above The Line ). Padahal iklan alkohol sangat inspiring bagi pembuat iklan. Itulah sebabnya iklan - iklan produk alkohol umumya sangat kreatif.

Akibat dari Aturan Tersebut
·         Karena tidak boleh beriklan di Above The Line, jadinya tidak banyak iklan alkohol yang bisa kita lihat.
·         Tidak ada ide sama sekali selain bergerilya di Below The Line dan Event.

pertemuan ke 7


Pertemuan ke 7

Menentukan kriteria IKLAN yang Bagus dan IKLAN JELEK

Perdebatan sebuah penilian  iklan pada masing- masing individu mempunyai perbedaan persepsi dari sudut pandang amsing – masing
DJOKO LELONO ( Creative Director Gret Advertising ) merumuskan prinsip penilian iklan bagus

Sebuah iklan yang bafus harus memiliki unsure super”A”
SIMPLE :
·         Iklan yang bagus harus simple , sederhana tidak banyak elemen –elemen grafis dan komunikatif
·         Dapat dimengerti dengan hanya sekali lihat
·         Cocok untuk peluncuran Brand / merek produk baru
·         Komunikatif berarti mempunyai kekuatan untuk mengajak konsumennya berkomunikasi

UNEXPECTED / UNIK
·         Tidak terduga = unik dapat menempatkan diri dalam benak pikiran masyarakat (tidak harus bagus namun mudah diingat)
·         Iklan unexpected  akan jauh lebih mudah diingat oleh konsumen
·         Lebih dihargai da akhirnya akan menjadi TOP OF MINd , paling tidak dalam segmentnya
PERSUASIVE
·         Iklan  harus meyakinkan
·         Memiliki daya bujuk , mempunyai pengaruh untuk membujuk orang untuk melakukan sesuai dengan keinginan dalam iklan tersebut
·         Iklan yang persuasive dapat mendkatkan diri dengan brand kita / tertarik untuk mencobanya
·         Dengan Persuasive tidak hanya mampu membawa Audience suka sama iklannya tapi juga sangat ingat dengan brand tersebut.
ENTERTAINING
·         Harus menghibur
·         Tidak harus iklan yang lucu namun mempunyai arti yang lebih luas yaitu memainkan emosi audience
·         Ketika emosi  sudah terbawa , maka penonton akan bersimpati pada brand tersebut.
RELEVANT
·         Mempunyai kolerasi atau saling berhubungan
·         Iklan yang disajikan dengan hebat dan terkadang melantur dari hal umum tetap harus memiliki hubungan dengan brand atau produk tersebut pada akhirnya
·         Apapun cara penyampaian iklan kita terhadap audience . segala cara tersebut harus memiliki  satu tujuan brand produk tersebut.

ACCEPTABLE
·         Bias diterima secara pribadi
·         Banyak iklan yang mengundang reaksi masyarakat karena dianngap melampaui nilai – nilai ketimuran
·         Karena keragaman budaya maka iklan di Indonesia ide kreatifnya masih dibatasi oleh norma- norma masyarakat.