kali ini saya akan mengulas tentang materi yang disampaikan oleh bapak Santo Tjhin pada pertemuan ke 11. mengapa langsung pertemuan yang ke 11? karena pada sesi pertemuan ke 9 dan ke 10 digunakan untuk mendengarkan presentasi kelompok yang maju. berikut adalah ulasan pada pertemuan ke 11. enjoy it :)
EKSEKUSI PESAN IKLAN
Sebuah keputusan eksekusi pesan iklan diperlukan sebuah daya tarik sebuah pesan iklan, yaitu:
1. Daya tarik selebritis, selebritis di sini digunakan untuk menjadi contoh dalam perilaku, daya tarik ini digunakan produsen untuk memperkuat citra produk tersebut. Pertimbangan lain adalah terkait dengan popularitas, kredibilitas, profesi, status kepemilikan terhadap perusahaan, pemakai merk, dan resiko kontroversinya. Contoh: LUX dibintangi oleh Tamara Bleszinzky.
2. Daya tarik humor, humor digunakan sebagai bumbu untuk memicu perhatian, memandu konsumen secara menyeluruh terhadap tuntutan produk, mempengaruhi sikap, menciptakan tindakan konsumen untk membeli produk. Contoh: iklan Nordea.
Humor adalah hal yang efektif dalam menyampaikan iklan karena:
- Humor menyempurnakan kesukaan baik terhadap iklan ataupun merk yang diiklankan
- Humor tidak merugika secara keseluruhan
- Humor tidak memberikan keunggulan terhadap non-humor untuk meningkatkan persuasi
- Sifat produk mempengaruhi kesesuaian penggunaan humor, khususnya humor akan lebih berhasil digunakan untuk mempertahankan produk daripada mengenalkan produk baru
- Humor cocok untuk produk yang berorientasi pada perasaan
3. Daya tarik rasa takut, cocok untuk memperbaiki motivasi.
Mengidentifikasi rasa takut meliputi 2 hal:
- mengidentifikasi konsekuensi negatif jika tidak memakai produk
- mengidentifikasi konsekuensi negatif terhadap perilaku yang tidak nyaman
Daya tarik rasa takut akan efektif jika penerima pesan percaya diri dan lebih suka mengendalikan bahaya daripada menghindarinya, serta penerima pesan bukan pemakai produknya. Misalkan, mencegah orang bukan perokok untuk tidak merokok lebih efektif daripada menghentikan orang yang merokok.
4. Daya tarik kesalahan, cara ini cocok untuk menggunakan kesalahan dan berusaha dapat digantikan dengan menggunakan produk yang diiklankan.
5. Daya tarik komparatif, iklan komparatif lebih baik dalam meningkatkan kesadaran merk dibandingkan dengan iklan non-komparatif. Cara ini cocok untuk mengiklankan merk baru. Secara umum mendorong lebih kuat intensitas konsumen untuk membeli merk tersebut. Iklan komparatif mempunyai persepsi yang kurang dapat dipercaya dibandingkan iklan non-komparatif.
6. Daya tarik positif, daya tarik ini berfokus pada praktek, fungsi, atau kebutuhan konsumen secara optimal terhadap suatu produk yang memberikan tekanan, manfaat pada suatu merk.
7. Daya tarik emosional, daya tarik ini berhubungan dengan kebutuhan psikologis konsumen untuk membeli suatu produk.
Gaya dalam pelaksanaan pesan iklan:
1. Menjual langsung, gaya ini tertuju pada informasi produk.
2. Potongan kehidupan, gaya ini didasarkan pada pendekatan pemecahan masalah sehari-hari. Contoh: Sarah Sechan di iklan susu SGM.
3. Gaya hidup, gaya ini menekankan bagaimana suatu produk sesuai dengan suatu gaya hidup. Contoh: iklan jeans LEA yang menggambarkan gaya hidup santai dan urakan.
4. Khayalan / fantasi, gaya ini menciptakan fantasi di sekitar produk / penggunaannya. Contoh: rambut model yang mengkilap di iklan sampo.
5. Suasana / citra, gaya ini menciptakan pendekatan yang membangkitkan suasana / citra di sekitar produk yang menciptakan sebuah sugesti. Contoh: iklan Inova menggambarkan suasana kekeluargaan / kebersamaan.
6. Simbol kepribadian, gaya ini menciptakan sebuah karakter yang menjadi personifikasi produk tersebut. Karakter bisa berbentuk orang, animasi, atau hewan. Contoh: rokok Marlboro menggambarkan lelaki mapan.
7. Keahlian teknis, gaya ini menciptakan pendekatan, keahlian, pengalaman, dan kebanggaan perusahaan dalam memproduksi produknya dengan teknis yan sangat akurat. Contoh: penggambaran proses pembuatan oreo di dalam pabrik.
8. Bukti ilmiah, gaya ini memakai pendekatan dengan menyajikan bukti survei / ilmiah / testimonial untuk memperkuat bukti kualitas sebuah produk. Cocok untuk iklan farmasi.
9. Bukti kesaksian, gaya ini menyajikan pengalaman dari konsumen untuk dibagikan pada khalayak umum.
Untuk membuat iklan yang menarik, kita bisa mengambil ide dari:
1. Name ofslogan
2. Product it's self
3. Packaging
4. How the product is made
5. Product history
6. Something happened arround us
7. What happened without the product
8. What happened with the product
9. What happened with and without the product
10. Media where the product will run for
Tidak ada komentar:
Posting Komentar