Sabtu, 12 November 2011

pertemuan ke 7


Pertemuan ke 7

Menentukan kriteria IKLAN yang Bagus dan IKLAN JELEK

Perdebatan sebuah penilian  iklan pada masing- masing individu mempunyai perbedaan persepsi dari sudut pandang amsing – masing
DJOKO LELONO ( Creative Director Gret Advertising ) merumuskan prinsip penilian iklan bagus

Sebuah iklan yang bafus harus memiliki unsure super”A”
SIMPLE :
·         Iklan yang bagus harus simple , sederhana tidak banyak elemen –elemen grafis dan komunikatif
·         Dapat dimengerti dengan hanya sekali lihat
·         Cocok untuk peluncuran Brand / merek produk baru
·         Komunikatif berarti mempunyai kekuatan untuk mengajak konsumennya berkomunikasi

UNEXPECTED / UNIK
·         Tidak terduga = unik dapat menempatkan diri dalam benak pikiran masyarakat (tidak harus bagus namun mudah diingat)
·         Iklan unexpected  akan jauh lebih mudah diingat oleh konsumen
·         Lebih dihargai da akhirnya akan menjadi TOP OF MINd , paling tidak dalam segmentnya
PERSUASIVE
·         Iklan  harus meyakinkan
·         Memiliki daya bujuk , mempunyai pengaruh untuk membujuk orang untuk melakukan sesuai dengan keinginan dalam iklan tersebut
·         Iklan yang persuasive dapat mendkatkan diri dengan brand kita / tertarik untuk mencobanya
·         Dengan Persuasive tidak hanya mampu membawa Audience suka sama iklannya tapi juga sangat ingat dengan brand tersebut.
ENTERTAINING
·         Harus menghibur
·         Tidak harus iklan yang lucu namun mempunyai arti yang lebih luas yaitu memainkan emosi audience
·         Ketika emosi  sudah terbawa , maka penonton akan bersimpati pada brand tersebut.
RELEVANT
·         Mempunyai kolerasi atau saling berhubungan
·         Iklan yang disajikan dengan hebat dan terkadang melantur dari hal umum tetap harus memiliki hubungan dengan brand atau produk tersebut pada akhirnya
·         Apapun cara penyampaian iklan kita terhadap audience . segala cara tersebut harus memiliki  satu tujuan brand produk tersebut.

ACCEPTABLE
·         Bias diterima secara pribadi
·         Banyak iklan yang mengundang reaksi masyarakat karena dianngap melampaui nilai – nilai ketimuran
·         Karena keragaman budaya maka iklan di Indonesia ide kreatifnya masih dibatasi oleh norma- norma masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar